Haiii guys . Kalian pasti rindu aku . Jika tidak mungkin kalian belum menyayangiku dan mengangapku berarti . Tapi percayalah aku sayang kalian semua . Hahahahaha . Kali ini aku akan sedikit cerita dan curhat tentang Suka Duka Jika Kalian Harus Dirawat Inap Tanpa Orang Tua Disamping Kalian .
Singkat cerita aku ditinggal mudik orang tua ku pada tangal 25 Juni 2016 , yang mana saat itu posisiku masih belum libur lebaran . Seminggu sebelumnya aku telah menjalani beberapa rangkaian tes laboratorium yang mana hasilnya cukup bikin kepikiran lah , Hb 7 gr/% , MCV , MCH serta MCHC yang rendah menunjukan bahwa Keadaan Umumku sedang tidak baik sekarang .
Lebaran yang kulalui tanpa keluarga menyebabkan kumandang takbir kala itu tak semerdu biasanya malah lantunan takbir yang merupakan penanda kemenangan bagi umat muslim mampu membuatku sedikit meneteskan bulir air mata yang tak dapat diajak kompromi kala itu . Ditambah kenyataan bahwa ada hal yang tidak beres terjadi padaku . +- 1 minggu setelah lebaran tepatnya tanggal 10 Juli 2016 aku memberanikan diri untuk pergi ke RSUD di kotaku ini . Antrian demi antrian yang panjang ,rumit serta melelahkan yang ku jalani membuatku bertemu dengan salah satudokter di POli Dalam . Ketika melihat hasil lab dan status ku dokter itu mengajukan beberapa pertanyaan untuku mulai dari pertanyaan "apakah kamu mengalami talasemia ?" , "apa pernah kamu mengalami pendarahan ?" Hingga "Kamu harus di rawat inap " membuat ku sedikit menapkakan wajah plongo nan imutku . Seketika ku tepis semua pertanyaan itu kecuali sebuah pernyataan yang menyatakan aku harus di rawat inap,yang harus lah kuterima dengan lapang dada . Sebelum ku langkahkan kaki ku keluar dari ruangan sang dokter , dokter setengah baya itu mengatakan "jika tranfusimu dan rawat inap mu kali ini tidak dapat mengatasi anemia mu maka , sebaiknya kau dirujuk ke RS yang lebih besar serta harus memeriksakan keadaan sumsum tulang " . What ? Aku baru ditampar oleh suatu pernyataa yang menyakitkan untuk k sekian kalinya . Dalam hati "Biopsi sum sum tulang ? " aku berjanji pada diriku sendiri bahwa aku kuat dan tak harus melakukan prosedur itu .
Jam 12.00 pada hari senin tanggal 10 Julli 2016 aku mendapatkan kenyataan aku harus dirawat inap tanpa keluarga yang mendampingiku . Orang tua yang mudik nan jauh disana terpaksa aku beritahu . Mereka ingin dan sangat ingin pulang . Seluruh alat transportasi baik via bus ,kereta Tau pun pesawat seluruh tiketnya telah terjual habis . Aku bisa merasakan kekawatiran yang dialami oleh keluarga besarku disana . Aku harus pandai menyembunyikan perasaan ku bahwa aku sedih dan butuh dukungan . Hingga aku memutuskan untuk mengurusi seluruh pakaian, surat menyurat ,meloby kamar , hingga ke pustat informasi agar aku segera mendapatkan kamar . Dari ruang informasi aku diberitahu untuk datang lagi ke RS pada pulul 15.00 WIB . Sisa waktu yang ku punya sebelum jam 15.00 ku manfaatkan untuk menyiapakan segala hal yang akan ku butuhkan untuk menjalani rawat inap , pakajan , surat , dlsb dapat ku sslesaikan meskipun aku seperti orang gila karena ke RS membawa tas carriel sebagai tas dikarenakan aku tak tau dimana ibu menyimpan tas tas dirumahku .
Cobaan
Hal ini belum selesai . Saat aku tiba di ruangan yaitu melati 2 . Orang RS tidak ada yang percaya jika pasien itu aku , namun bukan itu masalahnya , masalah sesunguhnya datang saat stok darah A habis di PMI saat itu . Panik pasti , namun aku segera memberitahukan kondisiku ini pada seluruh teman2 ku . Via Grup chtting maupun personal chatting ku kabari mereka semua . Bukanya untuk menadapat perhatian atau biar ada yang menjenguk di fumah sakit ataupu bukan karena aku agar ada yang menunggu , namun karena kenyataan bahwa tidak ada stok darah itu , yang membuatku memahami banyak hal dari situ , bahwa ternyat banyak sekali orang yang sayang dan perduli terhadapku . Teman kampusku mengerahkan beberapa personil yang akan ikut mendonorkan darah untuku , meski tidak banyak yang bisa namun support dari merekalah aku dapat menjalan hari yang berat itu . Aku pun segera di infus sambil menunggu donor darah selesai dilakukan setelah itu aku mendapatkan kantung darah pertamaku , beberapa temanku dengan berat hati meningalkan ku karena kami memang sedang sibuk ujian kala itu , 1 orang bertahan untuk menemaniku , anak kamarkulah orangnya .
Hari berikutnya ternyata Hb ku belum normal dan aku masih membutuhkn darah lagi . Aku memang bukan vampire tapi aku membutuhkan darah yang banyak kala itu . Lagi lagi stok PMI habis , disitulah kesetiaan seorang teman , sahabat , tetangga , baik yang memberikan suport langsung atau via media sosial benar benar diuji . Beberapa temanku memutuskan untuk mengajak , membujuk diri mereka atau pun teman mereka yang bahakan notabene nya tidak kenal aku , mereka mau dan bersedia mendonorkan drah untuku , ohhh Yaa Allah ini memang sunguh pertolongan dari Nya . Beberapa teman pun telah mendonorkan darahnya untuku , sebagian memberikan semangat moril untuku , mereka rela tidur di RS yang tidak enak hanya untuk menemaniku , ada yang wara wiri , ada yang cari pendonor lagi , banyak yang menyemangati apalagi mengirimkan doa untuku . Tetangga ku yang rela pulang kerja capek2 menjenguku , teman teman yang dekat maupun jauh juga banyak yang menjenguku ,beberapa grup datang silih berganti menjenguku , hingga kamar ku mengalami over load , pak satpam yang sedikit ngeselin membuat warna baru di ceritaku . Bahkan ada temanku yang batal menjenguk gara2 pak satpam melarang mereka untuk masuk , beberapa ada yang bertahan , namun konsekuensinya mereka harus rela menunggu 30-40 menit ubtuk mendapat giliran . Ada yang rela tidur ber 3 di ranjang pasien untuk menungguku . Ada yang bolak balik serang rangkasbitung untuk menengok ku . Ada yang mengorbankan bimbinganya demi menemaniku . Ada yang hingga sakit karena terkena angi malam . Dan masih banyak lagi cerita indah serta unik lainya . Doa mereka ,suport mereka , kerja keras mereka , perjuangan mereka serta rasa lelah mereka semoga dapaat dibalas oleh yang maha kuasa .
Hingga aku menulis ini pada hari Kamis , 14 Juli 2016 pukul 03.28 dini hari . Aku sungguh mengucapkan banyak terimakasih sebesar besarnya untuk SEMUA yang ikut andil baik langsung ataupun tidak langsung . Semoga apa yang kalian semua lakukan untuku mendapatkan balasan dari Nya . Amin . LofU guys ❤❤❤
Cerita ini saya buat memang benar adanya dan saya persembahkan untuk semua oarang yang mensuport aku , dari awal sampai akhir . Terimakasi Yaa Allah , terimakasih keluarga , sahabat , pendonor darah , teman2 ku , staf RS . Dan seluruh pihak yang tidak mungkin saya sebutkan satu persatu . Terimakasih atas segala yang telah kalian lakuakan . Kalian luar biasa LofU all
Blogroll
About
Rabu, 13 Juli 2016
Langganan:
Postingan (Atom)