maafkna aku karena aku terlambat merespon rasamu , jika kau mau tahu . sesunguhnya guratan manik matamu saat itu telah mencerminkan apa yang kau rasakan padaku . tanpa bibirmu terucap , tanpa kata yang sempat kau sampaikan langsung padaku , dari matamu aku telah mengetahunya .
Maaf aku terlalu nyaman di sisimu sebagai sosok sahabat buat ku . Kamu yang sangat baik hati , yang selalu ada buat ku , kamu yang tau baik buruknya diriku begitupun sebalik nya . 4 tahun . 4 tahun cukup buat ku mengenal mu atau kau mengenalku . Aku yang selalu curhat tentang apapun padamu tentang keluargaku , kuliahku , teman2 ku bahkan mengenai cinta monyet ku . Pun kau juga tau prinsip ku bahwa tak ada dalam kamus ku kata Pacaran . Kau juga tau bukan aku hanya hobi "main hati" saja . Berlabuh dari satu hati ke hati lain tanpa benar benar singaah .
Kau laki laki yang sering kandas cinta , ditolak bahkas sebelum panah asmara sempat kau tancapkan . Pun aku juga tau kamu . Bahwa diam diam ada gadis cantik yang suka kamu , sepertinya rasa gadis itu tak main2 . Hahaha aku hanya bisa tertawa .
Alangkah lucunya kita . Kamu yang sebelumnya gak pernah terbesit di bayangan ku . Bahkan aku yang katamu bukanlah seorang wanita yang kau tak mungkin pernah menyukainya . Tiba tiba Tuhan hadirkan sebuah rasa padamu . Aku yang mencoba menampik rasa karena takut merusak persahabatan kita . Namun maaf . Aku hanya gadis biasa yang benteng pertahanaanya tak sekuat tembok cina . Pada hari itu 13 Agustus 2016 tembok ku benar runtuh padamu , pada orang yang tak pernah ku sangka , pada orang yang awalnya tak pernah terbayang akan ku ucapkan di setiap doa .
Namun kini kau satu satunya yang masih tersisa di sudut hati yang sunyi . Walau aku telah peringatkan kamu agar tidak menetap di sudut ruang yang lama kosong itu . Terimakasih karena kau tak perduli itu . Selain keluarga dan kerabatku , namamu menjadi satu satunya nama asing yang sering ku peluk dengan doa . Tak kah kau rasakn pelukan doa posesifku ? Aku kan selalu memelukmu lewat doa , mendoakan tiap langkah mu pada sang Maha Kuasa . Kita titipkan rasa tuk sementara pada sang Maha Cinta . Biar aku biar kamu biar kita sama sama perbaiki diri , memantaskan agar lekas di segerakan .
Hahaha biarlah . Biarkan rasa itu mengalir untuk saat ini entah kau akhir dari pencarian ku atau bukan kita serahkan padaNya . Tapi yang ku tau kau ada di tiap doaku dan kau adalah semoga yang selalu ku semogakan menjadi tempat pulangku . Karena kini ku tak lagi perduli apakah kau teman atau sahabat tapi satu yang ku tau kau calon ayah dari anak ku yang selalu ku aminkan .
Terimakakasih untuk sabar menanti , terimakasih atas telinga yang selalu mendengar , bahu untuk ku sandar dan raga tuk ku berlindung . Terimakasih telah membuka mataku .
Terimakasih sahabatku
Terimakasih Garis Terdepanku
Blogroll
About
Rabu, 12 Oktober 2016
Selasa, 11 Oktober 2016
Ku ingin Membunuh Monster di Diriku
Hai lama yaa ga nulis lagi . Jari jariku mulai kaku . Namun intuisiku menulis semoga tetap membara . Walau ini tulisan tak layak dubaca , namun tulisan ini cukup melegakan dada .
Kau yang mungkin sedang atau tak sengaja membaca tulisan ku . Apakah kalian tau Monster . Sesosok makluk yang mengerikan , buas , seram , kasar , sering menyakiti . Itulah definisi monster menurut ku , seorang gadis dengan usia kepala 2 .
Jika kalian tau monster . Apakah mau jika dalam dirimu terdapat sosok itu . Tentu tidak kan . Namun bagaimana jadinya jika ada Monster yang bersemayam di tubuhmu . Apa yang kau lakukan ? Membunuhnya ? Menjinakkannya ? Bagaimana kalo kau tak dapat melakukanya ? Akan kah kau membiarka Monster itu menguasai dirimu ?
Cerewet sekali aku bertanya ini itu . Namun percayakah kau jika monster ada di dalam masih masing insan manusia . Selama ia memiliki pikiran dan nafsu . Sejatinya keduanya adalah anugrah yang diberikan Allah SWT kepada hambanya . Namun jika keduanya rusak bukan kebaikan yang didapat melainkan sebaliknya .
Aku ceritakan sedikit bagaimana caraku membunuh dengan tega Monster itu namun gagal berulang kali .
Aku yang kini duduk sebagai mahasiswa salah satu Politeknik Kesehatan di Indonesia . Seharusnya aku dapat mengontrol emosiku . Namun semakin kuat rasa emosi itu semakin besar pula kesalahan yang ku timbulkan karena ulah ku . Karena aku kuliah jauh orang tua dan mungkin ada tekanan saat di asrama . Telah menumbuhkan sesosok moster jahat pada diriku . Karena jika aku sedang emosi maka aku akaan berkata kasar atau menyakiti hati orang yang sedang bermasalah padaku . Aku akan teriak , marah sampai aku merasa puas , sampai aku merasa lega . Walau akhirnya aku atau dia yang menang . Tapi bukan itu masalahnya . Masalahnya moster itu telah merubahku jadi sosok yang kasar . Aku sadar itu salah , aku tak ingin mengulanginya namun saat emosi datang Monster itu kembali datang mengambil alih diriku .
Ya Allah ingin ku bunuh dengan tega monster itu . Bahkan kalau aku bisa akan ku mutilasi monster itu kan ku bakar ia . Agar ia tak merubahku menjadi sesuatu yang mengerikan . Namun , sekuat apapun tetap saja sesekali aku kalah olehnya . Jika aku yang dulu saat semester 1-4 jika sedang emosi sering meledak ledak . Namun tidak padaku saat semester 5 ini . Jika aku emosi atau kesal aku memilih diam . Hari hari ku pun sering ku gunakan untuk membaca Al Quran . 1/3 malamku jarang sekali ku lewatkan , aku selalu ingat bahwa amalan solat terbaik setelah 5 waktu adalah Solat Malam . Pagiku pun demikian jika saat sedang ada waktu luang ku gunakan untuk solat Duha . Lebih sering ikut pengajian dari sebelumnya pun telah ku ikuti . Bukan ingin pamer namun hanya sharing saja . Hal hal itu ampuh memberikan ketenangan pada hatiku . Meredam kan emosi dan kekesalan pada jiwa ku .
Namun hari ini 12Oktober2016 Monster itu muncul lagi , durasinya tak lama , kata2 ku juga tak sekasar biasanya , namun pertanyaan ku . Kenapa monster itu masih hidup ? Kenapa ia tidak mati ? Entahlah
Mungkin jika kalian tau jawabanya kalian bisa membantuku atau menjelaskan cara lebih jitu membunuh monster itu ! Aku akan sangat berterimakasih
Monster itu ada . Ia hidup di dirimu . Kalian dan aku harus membunuh atau mengendalikanya . Jika tidak Monster itu yang akan merubahmu menjadi sosok mengerikan yang penuh dosa . Ohh iya jika kalian belum tahu monster itu apa ? Ia adalah segala macam hal buruk , sifat buruk dan yang buruk buruk pada dirimu .
Jika kalian masih bertanya apa Monster yang menguasai ku ia adalah Monster peranakan dari Sifat Kasar dan Emosian
Semoga aku , kamu dan semua orang bisa mengendalikan monster itu . Dunia indah tanpa Monster . Karena ultraman pun diciptakan untuk membunuh Monster . Yuk jadi Ultraman untuk dirimu sendiri !!!
Dari aku yang mengharapkan maaf atas kesalahanku
Langganan:
Postingan (Atom)